All Our Broken Parts Demo Gratis Tersedia di Steam, Jadi Dokter Robot di Kota Tanpa Manusia
Game petualangan cyberpunk All Our Broken Parts kini memiliki demo gratis yang dapat dimainkan melalui Steam. Versi Jepang menggunakan judul 愛とロボット修理技術 All Our Broken Parts.
Tin Bird membawa pemain ke sebuah kota yang telah kehilangan keberadaan manusia. Di sana, robot tetap bekerja, jatuh sakit, bermimpi, mengalami gangguan emosional, dan datang ke sebuah klinik kecil untuk mendapatkan perawatan.
Ringkasan Cepat
- Judul: All Our Broken Parts
- Judul Jepang: 愛とロボット修理技術 All Our Broken Parts
- Judul Tionghoa Sederhana: 爱与机器人维修技术 All Our Broken Parts
- Format: game PC
- Genre: adventure, indie, RPG, simulation, dan narrative game
- Tema: cyberpunk, sci-fi, dystopia, medical simulation, dan robot
- Developer: Tin Bird
- Nama developer di Steam: 锡鸟 Tin Bird
- Publisher: GCORES PUBLISHING
- Platform: PC melalui Steam
- Demo: tersedia gratis
- Tanggal rilis demo: 3 Agustus 2026
- Konten demo: seluruh Chapter 1
- Durasi demo: sekitar 1,5 jam
- Protagonis: Ruth
- Profesi Ruth: dokter robot
- Lokasi: Happiness City
- Versi penuh: direncanakan memiliki lima pasien
- Estimasi durasi versi penuh: 6–8 jam
- Tanggal rilis penuh: belum diumumkan
- Mode: single-player
- Bahasa demo: Inggris, Jepang, Tionghoa Sederhana, Rusia, Portugis Brasil, dan Spanyol Amerika Latin
- Bahasa Indonesia: belum didukung
- Full voice: tidak tersedia
- Sistem operasi minimum: Windows 10
- Prosesor minimum: Core i5-10600K
- RAM minimum: 8 GB
- DirectX: Version 11
- Penyimpanan minimum: 2 GB
Demo, Trailer, Key Art, dan Screenshot Gameplay

Ruth Menjalankan Klinik di Kota Para Robot
Manusia sudah tidak terlihat lagi ketika cerita All Our Broken Parts dimulai.
Pemain mengendalikan Ruth, dokter robot yang sebelumnya terlibat dalam sebuah insiden medis. Setelah kejadian tersebut, ia dipindahkan ke sebuah klinik kecil di Happiness City dan menjalani hari-harinya dengan merawat robot yang mengalami berbagai gangguan.
Pasiennya tidak hanya datang dengan komponen rusak. Beberapa mengalami penolakan tubuh, kerusakan memori, ketidakstabilan emosional, atau masalah yang sulit dipisahkan antara penyakit mekanis dan persoalan psikologis.
Ruth dapat membuka bagian tubuh pasien, memakai kabel stetoskop untuk mencari penyebab masalah, kemudian melakukan perbaikan dengan berbagai alat.
Demo gratisnya memuat seluruh Chapter 1 dan diperkirakan dapat diselesaikan dalam sekitar 1,5 jam.
Setiap Pasien Membawa Masalah yang Berbeda
Tin Bird menggunakan pasien sebagai pusat dari masing-masing cerita.
Salah satunya adalah unit seni dengan AI internal yang mulai melihat warna-warna aneh melalui sensor visualnya. Ada pula bartender robot yang membuat minuman menggunakan “air mata”, tetapi tiba-tiba kehilangan kemampuan merasakan cita rasa.
Game juga memperkenalkan unit pengiriman dengan mesin lama yang tidak biasa serta robot sales yang terus terjebak dalam siklus lelucon yang sama.
Pemain tidak hanya mencari komponen mana yang mengalami kerusakan. Ruth dapat membongkar, mendiagnosis, memperbaiki, menulis ulang, atau membersihkan bagian tertentu dari sistem mereka.
Pilihan tersebut dapat memengaruhi nasib pasien sekaligus perjalanan Ruth sendiri.
Di Balik Penyakit Robot Ada Misteri yang Lebih Besar
Kehidupan di klinik perlahan membawa Ruth pada pertanyaan yang lebih luas mengenai dunia tempat para robot hidup.
Mengapa robot tidak dapat berhenti bermimpi? Mengapa beberapa memori yang bermasalah justru dibuat agar tidak dapat dihapus? Apakah laut yang tidak pernah mereka lihat benar-benar ada?
Di saat yang sama, kota menjalankan pemeriksaan efisiensi yang menentukan apakah sebuah robot masih layak bekerja atau harus ditarik dari peredaran.
Sebuah insiden kemudian mengubah rutinitas Ruth dan membawanya semakin dekat pada rahasia mengenai hilangnya manusia, asal-usul para robot, serta masa depan Happiness City.
Versi penuh direncanakan menghadirkan lima pasien dengan total cerita sekitar 6–8 jam.
Pixel Art dan Cyberpunk yang Lebih Tenang
All Our Broken Parts tidak hanya menggunakan cyberpunk sebagai latar kota penuh teknologi.
Tin Bird menggabungkan pixel art retro dengan suasana yang lebih personal: hujan di tempat tidur, matahari terbenam dari jalan layang, klinik kecil, lampu kota, dan kenangan yang perlahan kembali muncul.
Pengembang menggambarkan timnya sebagai sekelompok orang yang mencoba bertahan di tengah kehidupan kota dan kadang merasa seperti mesin yang perlahan mengalami kerusakan.
Perasaan tersebut diterjemahkan melalui robot yang dapat menangis, tertawa, putus asa, mencintai, dan ingin dicintai.
Karena itu, proses memperbaiki tubuh mekanis juga menjadi cara untuk membahas pekerjaan, identitas, emosi, dan nilai sebuah kehidupan di dalam kota yang menuntut efisiensi.
Kenapa Ini Menarik?
1) Sistem perbaikan robot menjadi bagian dari cerita
Membuka tubuh dan mencari kerusakan bukan sekadar minigame. Diagnosis pemain berkaitan langsung dengan persoalan masing-masing pasien.
2) Pilihannya tidak selalu memiliki jawaban sederhana
Memperbaiki mesin belum tentu sama dengan menyelesaikan masalah pemilik tubuh tersebut. Beberapa keputusan dapat membawa konsekuensi terhadap pasien maupun Ruth.
3) Cyberpunk dibawa ke skala yang lebih personal
Alih-alih hanya berfokus pada korporasi dan kota futuristis, ceritanya melihat kehidupan sehari-hari robot yang harus bekerja agar tetap dianggap berguna.
4) Chapter pertama bisa dimainkan gratis
Demo menyediakan satu chapter utuh sekitar 1,5 jam sehingga pemain dapat mencoba sistem diagnosis dan gaya penceritaannya sebelum versi penuh dirilis.
Info Game
Untuk saat ini, informasi penting yang diketahui adalah:
- All Our Broken Parts dikembangkan oleh Tin Bird
- GCORES PUBLISHING menjadi penerbitnya
- game tersedia untuk wishlist melalui Steam
- demo gratis dirilis pada 3 Agustus 2026
- demo memuat seluruh Chapter 1
- durasinya sekitar 1,5 jam
- pemain mengendalikan dokter robot bernama Ruth
- Ruth bekerja di sebuah klinik kecil di Happiness City
- manusia telah menghilang dari dunia yang diperlihatkan
- pasien mengalami kerusakan mekanis, memori, dan emosional
- pemain dapat membongkar, mendiagnosis, memperbaiki, menulis ulang, dan membersihkan sistem tertentu
- keputusan dapat memengaruhi nasib pasien
- versi penuh direncanakan menghadirkan lima pasien
- estimasi permainan versi penuh adalah sekitar 6–8 jam
- tanggal rilis versi penuh belum diumumkan
- game menggunakan pixel art dengan nuansa cyberpunk
- mode permainan adalah single-player
- demo mendukung enam bahasa termasuk Jepang dan Inggris
- Bahasa Indonesia belum didukung
- minimum RAM yang tercantum adalah 8 GB
- penyimpanan minimum yang dibutuhkan adalah 2 GB
- versi penuh dapat dilihat melalui halaman resmi All Our Broken Parts di Steam
- demo dapat dimainkan melalui halaman All Our Broken Parts Demo
- perkembangan game dapat dipantau melalui akun resmi Tin Bird di X
Penutup
All Our Broken Parts menjadikan pekerjaan dokter robot sebagai pintu masuk menuju cerita mengenai identitas, pekerjaan, ingatan, dan perasaan di sebuah kota yang tidak lagi dihuni manusia.
Demo gratisnya telah tersedia di Steam dengan seluruh Chapter 1 berdurasi sekitar 1,5 jam. Tin Bird belum menetapkan tanggal peluncuran versi penuh yang nantinya direncanakan membawa lima pasien dan cerita sekitar 6–8 jam.
- Steam — Official Game Page, Story, Developer, Publisher, Languages, and System Requirements
- Steam — Official Demo Page, Ruth, Chapter 1, Patients, and Estimated Playtime
- Tin Bird X — Official Free Steam Demo Announcement
- YouTube — Official All Our Broken Parts Demo Launch Trailer
- GCORES — Official Demo Release Announcement and Game Overview
- Gamer.ne.jp — Japanese Report on the Steam Demo and Robot Doctor Gameplay
- Gematsu — Game Database, Japanese Title, Developer, Publisher, and Overview