RYGAMES
保存済み

Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL Diumumkan untuk PS5, Switch 2, dan PC, Hadirkan RPG Bangun Desa dengan Tetangga Raja Iblis Idola

記事の言語 1 言語に対応
Ringkasan: Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL resmi diumumkan sebagai game baru dari One or Eight dan Team EARTH WARS, dan langsung tampil beda sejak judulnya
Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL Diumumkan untuk PS5, Switch 2, dan PC, Hadirkan RPG Bangun Desa dengan Tetangga Raja Iblis Idola - RYGAMES
Bagikan Artikel
X Hatena Slack Chatwork Facebook Telegram LINE Pinterest Threads Reddit Bluesky LinkedIn Tumblr ChatGPT

Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL Diumumkan untuk PS5, Switch 2, dan PC, Hadirkan RPG Bangun Desa dengan Tetangga Raja Iblis Idola

Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL resmi diumumkan sebagai game baru dari One or Eight dan Team EARTH WARS, dan langsung tampil beda sejak judulnya pertama kali muncul. Game ini akan hadir untuk PC via Steam pada musim dingin 2026, lalu disusul versi PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 pada 2027.

Yang bikin game ini langsung mencolok adalah premisnya yang absurd tapi justru sangat kuat: kamu bereinkarnasi ke dunia hancur, memperbaiki rumah dan membangun desa… lalu sadar kalau tetangga sebelahmu adalah kastel Raja Iblis. Dan bukan cuma itu, Raja Iblis di game ini juga tampil sebagai figur idola yang menggelar live show, yang justru memicu gelombang monster menyerbu desa.

Di balik judulnya yang sengaja nyeleneh, game ini sebenarnya membawa fondasi yang cukup menarik. Warota menggabungkan village-building, action RPG, resource gathering, dan job system berbasis topi yang memungkinkan para penduduk desa berganti peran sesuai kebutuhan. Jadi, game ini tidak hanya mengandalkan gimmick komedi, tetapi juga punya sistem yang terlihat cukup padat.

Kalau kamu penasaran dengan Warota, artikel ini bakal bantu kamu:

  • ngerti konsep utama game ini
  • tahu platform dan jadwal rilisnya
  • melihat sistem desa, job, dan serangan monster yang jadi inti permainan
  • memahami kenapa proyek ini langsung menarik perhatian penggemar action RPG indie

Ringkasan Cepat

  • Game: Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL
  • Judul Jepang: ワロタ、俺の家のとなり魔王城www
  • Developer / Publisher: Team EARTH WARS / One or Eight
  • Genre: village-building action RPG
  • Platform: Steam, PS5, Nintendo Switch 2
  • Rilis Steam: musim dingin 2026
  • Rilis PS5 / Switch 2: 2027
  • Jumlah pemain: 1 orang
  • Sorotan utama: bangun desa, ganti job pakai topi, dan bertahan dari “live” Raja Iblis idola

Media Resmi

Bereinkarnasi ke Dunia Hancur, Lalu Tinggal di Sebelah Kastel Raja Iblis

Premis utama Warota memang sengaja dibuat over-the-top. Jiwa pemain diselamatkan oleh seorang dewi, lalu dibawa ke dunia rusak bernama Luna, tempat Raja Iblis telah menguasai gerbang dan menyisakan reruntuhan bagi semua orang.

Di dunia itu, pemain menjadi sosok langka yang disebut punya kekuatan penciptaan, sehingga satu-satunya jalan untuk bertahan adalah membangun kembali apa yang sudah hancur. Rumah diperbaiki, ladang dibuka, sekutu dikumpulkan, dan desa perlahan tumbuh.

Advertisement

Lalu datang titik gilanya: ternyata rumah itu berdiri tepat di samping kastel Raja Iblis. Dan setiap kali si Raja Iblis idola menggelar live performance, para monster menjadi liar dan menyerbu desa. Jadi, ancaman utamanya bukan sekadar perang besar, tetapi juga konser tetangga sebelah yang secara harfiah berubah jadi bencana.

Bangun Desa dari Nol Jadi Inti Permainan

Secara gameplay, Warota terlihat membangun ritme yang cukup jelas:

  • kumpulkan material
  • perbaiki rumah
  • ajak sekutu bergabung
  • kembangkan desa
  • lalu pertahankan semuanya dari serangan monster

Ini membuat game terasa punya dua wajah yang berjalan beriringan. Di satu sisi ada unsur village building yang memberi rasa progres dan kenyamanan. Di sisi lain, ada ancaman konstan dari dunia luar dan dari “live” Raja Iblis yang bisa mengubah ritme permainan jadi lebih kacau.

Perpaduan seperti ini cukup menarik, karena membuat pembangunan desa bukan sekadar dekorasi atau sistem sampingan, tetapi benar-benar fondasi yang harus terus diperkuat demi bertahan hidup.

Job System Berbasis Topi Jadi Salah Satu Daya Tarik Utama

Visual utama Warota dengan desa, kastel Raja Iblis, dan nuansa fantasi yang absurd
Visual utama Warota dengan desa, kastel Raja Iblis, dan nuansa fantasi yang absurd© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.
Visual utama Warota dengan desa, kastel Raja Iblis, dan nuansa fantasi yang absurd
Visual utama Warota dengan desa, kastel Raja Iblis, dan nuansa fantasi yang absurd© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.
Visual utama Warota dengan desa, kastel Raja Iblis, dan nuansa fantasi yang absurd
Visual utama Warota dengan desa, kastel Raja Iblis, dan nuansa fantasi yang absurd© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.
Cuplikan gameplay Warota yang menampilkan aksi, pembangunan desa, dan sistem job berbasis topi
Cuplikan gameplay Warota yang menampilkan aksi, pembangunan desa, dan sistem job berbasis topi© Visual assets belong to their respective owners. Used for editorial purposes.

Salah satu fitur paling unik dari game ini adalah job system-nya. Para penduduk desa bisa dipasangi topi berisi kekuatan dewi, dan dengan topi itu mereka dapat berganti peran menjadi:

  • petani
  • penebang kayu
  • prajurit
  • penyihir
  • dan banyak profesi lain

Menurut informasi resminya, ada lebih dari 20 jenis job yang bisa dipakai. Ini penting karena berarti desa tidak hanya tumbuh dari jumlah orang, tetapi dari bagaimana pemain membagi peran dan mengelola fungsi setiap warga.

Pendekatan seperti ini membuat desa terasa hidup dan strategis. Pemain bukan hanya mengumpulkan NPC, tetapi benar-benar membentuk struktur masyarakat kecil yang mendukung pertahanan dan perkembangan dunia mereka sendiri.

Raja Iblis Idola dan “Live” yang Jadi Bencana

Bagian yang paling membuat Warota terasa beda tentu ada pada ide bahwa Raja Iblis adalah idola. Saat ia menggelar live, para monster di sekitar kastelnya menjadi liar dan mulai menyerbu desa pemain.

Ini memberi rasa yang sangat unik. Biasanya game fantasy memakai invasi monster, perang besar, atau kutukan kuno sebagai pemicu konflik. Warota justru memilih sesuatu yang jauh lebih absurd dan langsung mudah diingat: konser Raja Iblis.

Advertisement

Tapi justru di situlah daya tariknya. Karena ide ini begitu aneh, game-nya langsung punya identitas. Dan kalau eksekusinya konsisten, mekanik “live” ini bisa jadi pilar ritme permainan yang sangat kuat—momen ketika game berubah dari mode bangun desa menjadi mode bertahan hidup.

Team EARTH WARS Kembali dengan Proyek Baru

Buat yang mengikuti game indie Jepang, nama Team EARTH WARS bukan nama asing. Studio ini dikenal lewat EARTH WARS dan kemudian LOST EPIC, yang menurut informasi resmi telah mencatat penjualan global lebih dari 200 ribu kopi.

Fakta ini cukup penting karena memberi konteks bahwa Warota bukan proyek iseng dari studio yang belum berpengalaman. Mereka sudah punya jejak di action game 2D, dan sekarang tampaknya mencoba membawa pengalaman itu ke arah yang lebih luas dengan sistem desa, job, dan pertahanan komunitas.

Jadi walaupun judulnya terasa seperti lelucon, fondasi pengembangnya justru cukup serius.

Ada Audisi Virtual Singer Juga

Satu hal lain yang membuat proyek ini terasa makin unik adalah pengumuman Virtual Singer Audition 2026 yang dibuka bersamaan dengan pengenalan game.

Menurut informasi dari kanal resmi, peserta yang lolos audisi akan mendapat:

  • hak menyanyikan lagu di dalam game
  • serta kesempatan prioritas negosiasi untuk tampil sebagai pengisi suara karakter terkait
Advertisement

Langkah seperti ini terasa cukup cocok dengan identitas game yang memang menjadikan unsur “live” dan performa Raja Iblis sebagai bagian penting dari dunianya. Jadi, promosi game ini sejak awal memang sudah menyatukan elemen game, musik, dan performa karakter.

Kenapa Warota Langsung Menarik?

Ada beberapa alasan kenapa game ini cepat menarik perhatian.

1) Judul dan premisnya sangat menempel

Bereinkarnasi lalu tinggal di sebelah kastel Raja Iblis idola jelas bukan ide yang mudah dilupakan.

2) Sistemnya terlihat lebih serius dari kesan awal

Di balik humornya, game ini punya village-building, action RPG, dan job system yang cukup padat.

3) Job berbasis topi terasa unik

Lebih dari 20 profesi memberi ruang besar untuk eksperimen pembangunan desa.

4) Team EARTH WARS punya rekam jejak yang cukup kuat

Nama mereka membuat proyek ini terasa lebih meyakinkan daripada sekadar “judul aneh yang viral sesaat.”

5) Unsur musiknya bukan tempelan

Karena ada live Raja Iblis dan audisi virtual singer, identitas musikal game ini terasa benar-benar masuk ke konsep utamanya.

Info Rilis

Untuk saat ini, hal-hal yang sudah dipastikan adalah:

  • Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL akan hadir untuk Steam, PS5, dan Nintendo Switch 2
  • versi Steam dijadwalkan rilis pada musim dingin 2026
  • versi PS5 dan Nintendo Switch 2 akan menyusul pada 2027
  • game ini adalah single-player
  • genre resminya adalah village-building action RPG
Advertisement

Buat yang ingin mengikuti perkembangan berikutnya, hal paling relevan sekarang adalah memantau:

  • halaman Steam
  • situs resmi game
  • trailer resmi di YouTube
  • dan kanal resmi terkait audisi virtual singer

Penutup

Warota: I Live Next to The Demon King’s Castle LOL terlihat seperti salah satu game yang sengaja memakai humor dan absurditas untuk menarik perhatian, tetapi tetap berdiri di atas sistem yang cukup serius. Kombinasi desa, aksi, job, dan konser Raja Iblis yang memicu invasi monster membuat game ini terasa aneh dengan cara yang justru sangat menjanjikan.

Kalau semua ide gilanya bisa dijahit dengan rapi sampai rilis, Warota punya peluang besar jadi salah satu action RPG indie paling mudah diingat saat musim dingin 2026 nanti.

Reaksi artikel

Baca Juga

『週に一度クラスメイトを買う話』10巻は10月20日発売。前日19日19時から“嬉しいお知らせ”を順次解禁
17 menit lalu • LN News
『週に一度クラスメイトを買う話』10巻は10月20日発売。前日19日19時から“嬉しいお知らせ”を順次解禁
羽田宇佐によるライトノベル 『週に一度クラスメイトを買う話』 の最新10巻が、 2026年10月20日 に発売される。宮城志緒理と仙台葉月の関係は、週に一度、五千円で始まった高校時代から大きく変わり、現在は互いへの嫉妬や独占欲を無視できない段階まで進んでいる。 さらに発売前日の 10月19日19時
『ラブライブ!蓮ノ空女学院スクールアイドルクラブ』2027年1月放送。アニメキービジュアル公開
40 menit lalu • Anime News
『ラブライブ!蓮ノ空女学院スクールアイドルクラブ』2027年1月放送。アニメキービジュアル公開
TVアニメ 『ラブライブ!蓮ノ空女学院スクールアイドルクラブ』 のアニメキービジュアルが、2026年10月18日に公開された。作品は2027年1月から放送予定で、106期を舞台にした新たな物語が描かれる。 今回の発表では、TVアニメが 106期4月から6月まで を描く 全7話構成...
『ぬるめた』2027年TVアニメ化決定。監督は五十嵐海、制作はソワネ
56 menit lalu • Anime News
『ぬるめた』2027年TVアニメ化決定。監督は五十嵐海、制作はソワネ
こかむも氏による4コマ漫画 『ぬるめた』 のTVアニメ化が正式発表された。2026年10月18日の情報解禁にあわせて、 2027年放送予定 であること、ティザービジュアル、そしてメインスタッフが公開されている。 監督は 五十嵐海 、シリーズ構成は 髙橋龍也 、キャラクターデザインは 小笠原真...
『ブラッククローバー』2nd Season、アスタの「最恐バトルビジュアル」公開。第3話でSnow Man「Grandeur」が挿入歌に
11 jam lalu • Anime News
『ブラッククローバー』2nd Season、アスタの「最恐バトルビジュアル」公開。第3話でSnow Man「Grandeur」が挿入歌に
TVアニメ 『ブラッククローバー』2nd Season より、第3話放送後となる2026年10月17日にアスタの新たなバトルビジュアルが公開された。悪魔同化したアスタが断魔の剣を振り下ろそうとする瞬間を、敵側の視点から描いた一枚となっている。 同時に、第3話で Snow Man「Grandeur」
『VALORANT』新エージェント「Hush」を正式発表。Season 2026 Act VIに新デュエリストとして登場
12 jam lalu • Gaming News
『VALORANT』新エージェント「Hush」を正式発表。Season 2026 Act VIに新デュエリストとして登場
Riot Gamesは2026年10月18日、 『VALORANT』 の新エージェント 「Hush(ハッシュ)」 を正式発表した。エージェントトレーラー 「RISE AND FALL」 が公開され、ロールは デュエリスト であることも明らかになっている。 Hushは Season 2026 // Act VI